Skip to main content

Cara memilih bibit belut yang berkualitas untuk dibudidayakan

Beternak belut itu cuma ada tiga faktor yang mendukung agar sukses yang pertama media tempat belut hidup dan berlembang biak dan yang kuda bibit yang berkualitas lalu yang terakhir adalah kualitas pakan belut yang baik, sudah cuman itu aja.

Kali ini kita hanya akan membahas bibit belut saja karena untuk media perkembangbiakan belut sudah pernah kita bahas pada artikel sebelumnya. Berikut ini cara memilih bibit belut yang baik dan yang berkualitas.

CARA MEMILIH BIBIT BELUT YANG BERKUALITAS UNTUK DIBUDIDAYAKAN

*Sumber : tokopedia.com

Pilih bibit belut yang ditangkap dari alam liar,  akan tetapi ada syaratnya jangan memilih belut yang ditangkap dengan cara disetrum karena bibit dari asal yang disetrum kualitasnya jelek yang nantinya tidak akan tumbuh maksimal dan bisa jadi kuntet.  Pilih bibit belu yang ditangkap dengan menggunakan bumbung bambu atau menggunakan jebakan lainnya yang kondisi belut masih sehat dan lincah.

Boleh juga mengambil belut dari pembudidaya, bisa kalian lihat indukannya jika induknya berasal dari perkawinan belut sawan dan belut rawa maka anakan yang dihasilkan nantinya akan memiliki kualitas yang bagus, pertumbuhannya cepat dan bisa hampir sebesar pergelangan tangan.

Bibit yang bagus memiliki warna yang sama rata dan ada warna kuning dan kecokelatan di bagian ekornya ada seperti guratan batik berwarna kuning atau orange,


Berikut ini tips untuk memilih bibit belut yang bagus untuk dibesarkan

Warna belut kuning kecokelatan
Ukurannya kecil, ukuran belut yang disarankan adalah 5 cm ke atas karena ketika berukuran ini bibit masih tahan dengan berbagai penyakit yang menyerang, jika masih kecil bibit tidak akan mudah stress dalam hal transportasi dan pemindahan kemudian yang baru, nah maka dari itu lakukan pengukuran belut, memang hal ini sangat menyita waktu akan tetapi jika dari awal sudah kita pilih dan pilah ukuran 5-8 cm maka kita akan memperoleh manfaat yang besar nantinya ketika di budidaya.

Memiliki usia antara 2-4 bulan.  Umur bibit belut yang bagus yang sekitaran umur 2-4 bulan. Kalo sudah sampai ini maka belut sudah memasuki masa dewasa dan siap dilakukan pembesaran. 

Oh iya yang paling penting juga belut itu termasuk hewan yang kanibal juga dia akan memakan belut yang berukuran kecil jadi jangan sampai memilih bibit belut yang berbeda ukuran dan yang berbeda umur pemeliharaan.

Tubuh tidak cacat dan tidak ada bekas luka.  Penampilan belut sawah biasanya lebih kuning kecokelatan, dan belut rawa biasanya lebih condong kekuningan, hasil silang dari kedua induk-an yang berasal dari belut sawah dan rawa maka keturunannya akan memiliki warna lebih condong ke warna kecokelatan. 

Gerakannya agresif dan lincah. Ciri lain belut yang sehat adalah tubuhnya ketika dipegang memiliki kekuatan yang kuat dan tidak lemas. Untuk menghindari bibit belut yang stress karena perjalanan jauh maka lakukan penyeleksian dengan ember  yang diisi air, coba lihat dan perhatikan bibit belut yang tidak stress maka akan bergerak aktif dan lincah, sedangkan yang hanya mengambang dan terlihat kepalannya menandakan dia sedang mengalami stress, nah untuk bibit yang mengalami stress sebaiknya kita pindahkan ditempat tersendiri untuk di karantina setelah sehat boleh ditebar dengan kawan kawannya.