Skip to main content

Beberapa cara mengawetkan bahan makan supaya menghemat biaya

Pernahkah kalian mengalami membeli bahan makanan dari supermarket kemudian tidak ke pakai karena membusuk. Makanan sangat rentan terhadap pembusukan, yang cenderung meningkatkan biaya pengeluaran karena harus beli lagi. Namun, jika kita mengawetkannya maka bahan makanan yang sama dapat bertahan lebih lama, dan limbah dapat dikurangi. Kali ini, kami akan memperkenalkan metode pengawetan bahan makanan yang sederhana dan bermanfaat.

Mengapa bahan makanan mudah rusak dan membusuk? Mari kita belajar pengetahuan dasar terlebih dahulu.

Mikroorganisme adalah penyebab terbesar kerusakan bahan makanan. Bakteri dan jamur dapat membusuk dan menyebabkan pembusukan dan dalam kasus yang parah dapat menyebabkan keracunan jika kita makan. Syarat tumbuhnya bakteri ada 3 diantaranya adalah


Suhu

Bakteri berkembang biak paling banyak sekitar 30 hingga 35 derajat celcius, dan jamur sekitar 25 hingga 25 derajat celcius. Mikroorganisme umumnya mati pada suhu tinggi dan tidak tumbuh pada suhu rendah, sehingga bahan makanan dapat disimpan dalam lemari es, yang bersuhu rendah.

Oksigen

Oksigen diperlukan agar jamur dan bakteri dapat tumbuh. Penyimpanan bahan makanan dalam wadah tertutup tanpa oksigen atau wadah kedap udara dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan pembusukan bahan makanan.

Kelembaban

Seperti halnya oksigen kelempapan juga penting untuk pertumbuhan mikroorganisme. Pengeringan makanan akan terhindar  terhadap pembusukan karena mengandung sedikit kelembaban.

Mikroorganisme ada di mana-mana, seperti tangan manusia, jadi ketika kita memegang makanan, pastikan kalian untuk mencuci tangan dengan bersih sebelum melakukan pemotongan  menggunakan pisau.

Tips menjaga kesegaran sayuran

Jika kalian menyimpan bahan makanan di lemari es, ia akan cepat kering dan layu., tidak semua sayuran cocok untuk disimpan di lemari es, kami merangkum beberapa sayuran yang tidak bisa kalian simpan di lemari pendingin. Atau bisa disimpan di lemari pendingin akan tetapi ada perlakuan khusus sebelumnya, 

Kubis
Bungkus kubis dengan kertas,  kertas dengan penyerapan air yang baik, uap air akan kembali ke sayuran dan bertahan lebih lama.

Bawang, kentang, ubi, labu
Karena sayuran ini ditanam di tempat yang hangat, mereka tidak bagus di lingkungan bersuhu rendah. Suhu optimal adalah 10 hingga 14 derajat, jadi simpan di tempat yang sejuk dan gelap dengan ventilasi yang baik. Disarankan untuk menggantung bawang seperti yang sering kita jumpai di desa desa, mengantung bawang di dapur. 

Wortel dan lobak (dengan daun)
Wortel dan lobak yang dibeli dengan daun menempel akan menyerap nutrisi dan air dari daun, jadi segera pisahkan daun dan akarnya dan simpan secara terpisah.

Sayuran hijau seperti bayam 
Sayuran mudah kehilangan kelembaban, jadi yang terbaik adalah membungkusnya dengan koran yang dibasahi dan menyimpannya di lemari es.

Tomat, terong, paprika, dan mentimun
Bersihkan tomat, paprika, dan mentimun dengan hati-hati, bungkus dalam kantong plastik, dan simpan di tempat sayuran di lemari es. Terong cenderung menguap, jadi bungkus satu per satu dalam bungkus dan masukkan ke dalam tempat sayuran.

Namun, harus berhati-hati jika terlalu dingin. Jika kalian menyimpannya dalam waktu lama dalam suhu yang sangat rendah, sayuran itu akan rusak, jad segera dimasak atau dolah  dalam 3 hingga 4 hari. Jika ingin menympannya leblihlama sebaiknya di bekukan saja di freezer. 

Hemat waktu dan uang dengan freezer!

Banyak makanan yang bisa disimpan beku. Bahkan jika kalian tidak bisa melakukannya secara langsung, kalian bisa memasaknya. Ketika kalian membeli sayuran dalam jumlah besar dan kalian tidak dapat menggunakannya segera artinya ingin disimpan lebih lama, kalian dapat menggunakan freezer di rumah untuk mencegah pembusukan sayuran.

Ada banyak orang yang membekukan untuk menyimpan daging dan ikan, tetapi apakah kalian sudah memasukkannya ke dalam freezer?

Jika kita ingin membekukan berbagai sayuran maka jangan campurkan dengan daging, ikan dll yang masih mengandung darah segar, jika darah ini bercampur dengan sayuran maka darah ini akan menyebabkan pertumbuhan bagi microba.

Untuk ikan, sekitar 1 bulan untuk pembekuan, dan untuk daging sekitar 2 minggu hingga 1 bulan. 

Metode yang tepat untuk membekukan roti dan nasi

Saya pikir ada banyak orang yang membekukan roti dan nasi yang tersisa, Pelajari cara yang benar, karena itu akan membuat perbedaan besar ketika kalian makan.

Nasi
Bungkus dengan aluminium foil. Nasi beku dapat disimpan sekitar 3 minggu. 

Roti
Bungkus setiap potong roti. Saat kalian memakannya, panggang dalam pemanggang roti. Air tidak akan keluar dan permukaannya akan garing dan bagian dalamnya akan lezat. Akan tetapi hanya boleh disimpan selama 2 minggu saja.

Cara membekukan sayuran 

Untuk mengawetkan sayuran lebih lama maka gunakan penyimpanan beku dalam frezer. Potong dalam ukuran kecil simpan dalam frezer dan ketika kita ingin memasak tinggal menggunakannya saja.

Tomat
Tomat bisa dibekukan. Cuci dengan air, bersihkan, bungkus dalam bungkus, dan simpan dalam kantong plastik.

Sayuran yang  harus dipotong sebelum disimpan

Bawang
Kalian dapat menghemat waktu memasak dengan memotongnya bersama-sama dan menaruhnya dalam Tupperware lalu menyimpannya dalam frezer.

Mentimun
Iris dah sedikit hilangkan airnya kemudian simpan dalam kondisi beku

Paprika
Dipotong menjadi setengah panjang, ambil biji, masukkan ke dalam kemasan freezer dan bekukan.

Wortel
Potong wortel dan masukkan ke wadah kemudian bekukan

Kubis
Kubis yang di bekukan meilimki testur yang kurang bagus.

Lobak
Potong yang tersisa menjadi potongan-potongan kecil atau parut untuk dibekukan.

Brokoli
Dipotong menjadi kecil, direbus dan dibekukan 

Tauge
Tauge rebus dapat disimpan dalam kemasan freezer. 

Sayuran beku bervariasi tergantung jenisnya, tetapi ada banyak yang dapat disimpan selama sekitar 3 minggu hingga 1 bulan.

Kumpulan buah-buahan yang sering dibekukan

  1. Pisang
  2. Blueberry
  3. Apel
  4. Strawberry dll

Buah-buahan beku dapat dimakan sebagaimana adanya, tetapi dapat juga untuk embuat smootie, topping yogurt. Jika kalian membekukannya dengan benar, kalian bisa memakannya selama beberapa bulan.

Menyimpan bekal makanan
Banyak orang membawa makan siang ke kantor atau sekolah untuk menghemat biaya makanan? Namun, sulit untuk bangun pagi dan membuatnya karean kesibukan setiap hari. Dalam hal ini, lauk pauk yang kalian buat malam harinya bisa di awetkan dalam frezer. Tinggal dipanaskan saja dan bawa kekantor.

Saat mengisi kotak makan siang dengan lauk panas, agar makanan tidak rusak, biarkan dingin sebelum ditutup.

Umur simpan lauk beku sekitar 2 minggu. Mungkin yang terbaik untuk membekukan jumlah yang dapat digunakan dalam siklus sekitar satu minggu.

Mengawetkan makan sepertinya ribet sekali ya dan tidak praktis, tetapi dengan sedikit usaha kalian dapat mengurangi sisa makanan dan menghemat makanan jadi tidak banyak yang akan terbuang percuma atau hanya sebagai makanan kucing saja atau makanan ayam jika kalian hidup di pedesaan.