Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat dan Cara Membuat DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI yang Menyehatkan untuk Ternak

Halo rekan-rekan peternak! Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbicara tentang manfaat DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI dalam pakan ternak. Sudah banyak permintaan mengenai topik ini, yang menyatakan bahwa fermentasi dapat meningkatkan mutu, kualitas, protein, dan TDN (Total Digestible Nutrien) dari bahan pakan ternak. Namun, mari kita bahas bersama untuk mencari kebenaran dari asumsi ilmiah tersebut.

Sebagai seorang jurnalis dan penulis konten, pengetahuan tentang dedak, katul, bekatul, fermentasi, ragi, dan urea menjadi penting. Dedak adalah biji bulir padi yang dipisahkan dari kulit sekam dan memiliki nilai nutrisi yang cukup baik untuk ternak. Katul, yang merupakan hasil dari proses penggilingan padi, memiliki kandungan nutrisi yang mencakup protein, energi metabolisme, lemak, serat kasar, dan berbagai mineral penting.


Sementara itu, bekatul atau katul separator adalah limbah dari penggilingan beras yang berwarna putih dan lebih berat daripada katul biasa. Bekatul ini memiliki nilai nutrisi yang cocok untuk campuran formula pakan unggas seperti ayam dan itik bebek.

Fermentasi adalah proses pembiakan protein sel tunggal yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tercernak pakan dan penyerapan nutrisi yang lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas ternak.

Dalam proses fermentasi, ragi atau bibit jamur/kapang digunakan untuk memecah susunan kimia protein kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna oleh ternak. Berbagai jenis ragi dapat digunakan, seperti Rhizopus spec, Rhizopus oligosporus, dan Aspergillus niger.

Perlu diingat, penggunaan urea dalam fermentasi hanya disarankan untuk hewan ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba, karena kebutuhan protein bangsa unggas adalah asam amino yang lengkap.
Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk membuat DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI sendiri, berikut langkah-langkahnya:

Basahi katul dengan air dan masak dalam dandang atau alat kukus selama 30 menit. Setelah matang, aduk katul dengan air panas hingga merata.

Dinginkan katul, kemudian campur dengan urea, mineral, dan ragi tape. Aduk hingga rata, urea 1 sendok teh tiap 2 kg katul, mineral 1 sendok makan tiap 2 kg katul, ragi tape 1 butir tiap 4 kg katul. 

Tempatkan campuran dalam drum, ember, atau plastik dan tutup rapat. Biarkan fermentasi berlangsung selama 2-4 hari di tempat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari.
Setelah selesai, DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI dapat diberikan langsung kepada ternak atau dikeringkan terlebih dahulu sebelum disimpan.

Saya harap blog post ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan menambah wawasan rekan-rekan peternak dalam memahami manfaat DEDAK KATUL BEKATUL FERMENTASI untuk ternak. Selamat mencoba membuatnya sendiri dan semoga hasilnya dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak Anda!