CARA MENENTUKAN KUALITAS KELINCI

CARA MENENTUKAN KUALITAS KELINCI

Mungkin kita sering mendengar percakapan ketika kita bertanya masalah harga kelinci ke breeder atau peternak. Mereka akan jawab seperti ini : harga tergantung umur, jenis dan kualitas. atau ada juga yang menjawab Ooooh ini kualitasnya beda, dan mungkin keluar jawaban kelinci-kelinci saya kualitasnya dijamin.

Nah...Sebenernya siapa sih yang mengeluarkan sertficate kualitas kelinci di Indonesia ini atau ada ngga kriteria akan kata kualitas itu sendiri artinya yang bagus itu seperti apa.Terus terang terkadang saya hanya tersenyum, dengan jawaban-jawaban di atas. Sementara ini kualitas adalah bahasa yang dipakai oleh para penjual kelinci dan bisa saja arti kualitas akan sangat berbeda dengan yang dimaknai oleh para penghobby kelinci. Penjual menggunakan kata kualitas untuk menarik pembeli agar dagangannya laku tentunya, sedangkan di sisi penghobby makna kualitas ini sangat mendalam karena menyangkut parameter-parameter deskriptif kualitatifnya, maupun morfometrinya.
Sejauh yang saya tahu di organisasi kelinci diluar negeri memang sudah memiliki standar kualitas bahkan mereka mengeluarkan sertificate untuk itu.

Contohnya organisasi kelinci di Amerika sana seperti :

- ARBA    - American Rabbit Breeders Association
- CRSC    - Californian Rabbit Specialty Club
- OCRSC - Ohio Californian Rabbit Specialty Club
- OSRBA - Ohio State Rabbit Breeders Association

Atau selain organisasi di atas ada juga organisasi kelinci dunia di negara lain yang sering dijadikan rujukan juga seperti BRC (British Rabbit Council). Sebagai orang yang mengaku pecinta kelinci, harusnya sudah tahulah reputasi ARBA, untuk itu selanjutnya saya akan bicara kualitas dari sudut pandang ARBA.






Bagi penghobby kelinci tidak ada salahnya memahami standar kualitas dua organisasi kelinci seperti ARBA dan BRC tersebut. Kalaupun kita bukan menjadi anggota organisasi tersebut, paling tidak kita dapat mempelajarinya dari sumber informasi dan buku yang mereka keluarkan.
Salah satu buku yang menjadi rujukan ARBA adalah buku yang berjudul "Standard of Perfection" dan "Registar's Study Guide".
Apa sih istimewanya buku itu?  "Standard of Perfection" itu isinya adalah standar-standar tentang kualitas kelinci. Umumnya secara morfologi dan morfometrinya. Para juri kontes kelinci biasanya mengambil parameter standar penilaian dari rujukan ARBA ini. Parameter-parameter itu mencakup berat, warna bulu, dmensi, kondisi kuku,dsb. So, buku ini sangat penting. Bagi penghobby atau breeder yang mau import kelinci tentunya perlu memahami standar kualitas ini, apa guna kita impor kelinci dari luar kalau ternyata kelinci tsb diketahui bukan kelinci yang memenuhi standar kualitas untuk breed yang kita pesan. Sedangkan bagi kita yang penghobby kelinci apabila hanya mampu membeli kelinci hasil budidaya di Indonesia, tapi kita bisa memahami pedegreenya dengan jelas,ya..paling tidak mendekati kriteria dan standar yang benar.



Buku kedua, "Registar's Study Guide" . Buku ini sebenarnya berisi tentang evaluasi sejauh mana kita sudah memahami isi buku "Standard of Perfection" seperti buku ujianlah . Selain itu, bisa dibilang "Registar's Study Guide" ini ibarat buku latihan untuk menjadi juri dalam kegiatan kontes kelinci. Kalau kita sudah memahami isi buku ini, seharusnya orang ini layak meregister dan menentukan seekor kelinci itu sesuai standar atau tidak jadi dia punya sertifikasi keahlian tentang menentukan kualitas kelinci. Bahasa umumnya, kelinci ini asli atau tidak.



Contoh certificate yang dikeluarkan ARBA untuk breeder


 contoh isi buku Registar's Study Guide

Salah satu manfaat pengetahuan kita setelah memahmi isi buku di atas,misalnya ada pertanyaan nih, bagaimana perbedaan Giant Angora dan English Angora.
Di parameter "Standard of Perfection" Ada bbrp poin yang bisa menjelaskan perbedaan tersebut,

-Berat english angora jantan 5-7 pounds, idealnya 6 pounds. Yg betina 5-7,5 pounds, idealnya 6,5 pounds.
-Berat giant angora jant*n dwasa lebih dari 9,5 pounds, yg betina 10 pounds lebih .(1 pound = 0,45359 kg)
-Panjang wool giant angora, idealnya 4 inchi, sedangkan english angora 3,5-5 inchi (1 inchi = 2,54 cm).

Misalnya penilaian kualitas warna, di panduannya ada juga yang menjelaskan seperti apa kuallitas warna yang menjadi standar. Contoh saya copykan penilaian warna untuk mini rex seperti gambar di bawah ini :


  
 

Contohnya seperti itu, tapi masih banyak parameter lain  (baik deskriptif kualitatifnya, maupun morfometrinya). Jadi, setelah memahami arti kata kualitas berdasarkan guidence buku di atas seorang breeder atau penjual kelinci tidak perlu banyak omong dan sesumbar dengan kelinci masing-masing sebelum kita tahu seberapa jauh kualitas yang sebenarnya. Dan ketika kita sudah memahami jangan latah juga menjelek-jelekkan kualitas atas penilaian pribadi kita terhadap kelinci peternak lain. SalamKelinciLuarBiasa

Note:

Beberapa Gbr di Blog ini diambil dari internet, jk ada Gbr Anda yg saya gunakan dan Anda menginginkan untuk diremove silahkan hubungi saya


sumber : kelinci-wongkito.blogspot.com

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar