Skip to main content

TIPS KETIKA MEMBELI KELINCI PELAJARI INI SEBELUM ANDA MEMBELI KELINCI UNTUK DIPELIHARA


Bercengkerama dengan hewan imut ini memang sungguh menyenangkan. Banyak kelucuan yang menggemaskan yang ditunjukkan oleh hewan satu ini. Tetapi seringkali para pemula yang ingin memeliharanya menghadapi kendala-kendala sehingga membuat mereka enggan memelihara karena menganggap kelinci mudah sekali mati. Nah, disini ada sedikit bekal bagi kamu yang ingin memeliharanya, coba simak tips berikut ini :

1. Pilihlah kelinci yg anda sukai, dan tentukan tujuannya, apakah buat Pet, Breeding atau buat Show.(kontes).Pet : kelinci yg lucu, imut, bentuknya "unik" -menurut selera penghobi. Breeding : kelinci yg darahnya masih murni dan tentu saja jelas dari Ras apa. secara umum silsilah kelinci ini tercatat dalam bentuk Pedigree. Show : Kelinci yang memenuhi persyaratan kontes
2. Persiapkan kandangnya terlebih dahulu beserta kelengkapannya ( botol minum dan tempat pakan).Sambil mempersiapkan kandang dan perlengkapannya cari tahu keberadaan peternak dan cari informasi sebanyaknya terutama tentang reputasi peternak tersebut agar anda bisa mendapatkan kelinci yang tidak mengecewakan. Periksa kandang peternak, jika kandang mereka kotor/jorok maka anda patut curiga terhadap kualitas yg diberikan kenapa ? karena bagaimana akan memberikan kelinci berkualitas apabila untuk kebersihan kandang saja sudah tidak bisa
3.  Belilah kelinci dengan usia minimal 2 bulan karena usia ini sudah cukup tahan, meatiann kelinci yang baru dibeli biasanya didominasi oleh faktor usia yang masih rentan ( < 2 bulan),  jika beli sudah usia 4 bulan sebaiknya dipisahkan antara jantan dan betina.Dan jika ingin membeli sepesang, jangan ambil yang satu darah/satu indukan karena akan menghasilkan keturunan yg kurang bagus ( ada beberapa keturuan yg membawa gen resesif menjadi dominan).
4. Periksa kesehatan kelinci secara seksama ( bentuk tubuh, bulu, periksa bagian: kuku/telinga/hidung dan lainnya tidak terkena penyakit kulit, bagian pantat harus terlihat bersih tidak ada bekas diare, nafsu makan baik, telinga terasa hangat, hidung bersih dan kering, cek postur phisik adakah yg cacat seperti ada telinga yg turun sebelah). Bisa juga lakukan test drive he he.. test jalan karena terkadang ada kelinci yg bentuk kakinya letter-x sehingga berjalan seperti berenang. Bobot tubuh juga perlu, untuk itu timbanglah di tempat peternak utk memastikan kelinci pertumbuhannya baik. idealnya di umur 2 bulan sudah mencapai bobot > 1.1 Kg untuk jenis kelinci seperti Rex, EA, FL, dll. kecuali jenis mini memang harus dibawah 1 Kg.
5. Jika kelinci yang dibeli jenis bulu panjang, maka cek apakah bulunya kusut/gimbal. Periksa kehalusan bulu, dan perhatikan juga mudah rontok atau tidak karena bulu mencerminkan kualitas perawatan
6. Jika beli dalam kondisi hamil, tanyakan tanggal kawinnya (lama hamil 28-35 hari ). Tujuannya untuk bisa mempersiapkan kotak lahir dan penempatannya tidak terlambat ( H-3 estimasi tanggal lahir, besar kotak disesuaikan dengan ukuran kelincinya ). Disarankan tidak membeli kelinci dalam keadaan hamil jika akan dibawa perjalanan jauh.
7.  Sebaiknya membeli kelinci yang jelas indukannya (bila perlu tanyakan yang mana induk jantan dan betinanya), agar terjaga kemurnian silsilah keturunannya dan mudah adaptasi
8. Tanyakan makanan apa yg diberikan selama di kandang peternak untuk memudahkan adaptasi makanan ketika kita pelihara, Jika Anda type orang yang simple sebaiknya pastikan kelinci yang dibeli tersebut bisa makan pelet kelinci agar tidak susah harus mencari makanan rumput2an.
9.  Ketahui makanan-makanan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan menyebabkan kematian pada kelinci sehingga wajib dihindari.dan perhatikan juga cara penyajiannya yang benar.( jangan sekali-sekali memberi makanan yang diambil langsung dari lemari pendingin, pakan yang terlalu banyak mengandung air, pakan yg ber gas)
10. Penyajian makanan hijauan/rumput-rumptan diupayakan dalam keadaan layu dan yang terpenting terbebas dari bakteri dan getah hijauan/rumput-rumputan
11. Perhatikan jadwal makan dan takaran makan yang diperlukan (kelinci untuk anakan, dwasa, bunting dan menyusui berbeda). Selalu disiplin pada jam makan (kelinci cukup 2 kali makan, pagi hari dan malam hari)
12. Selalu sediakan air minum yang ditempatkan dalam dot minum agar hiegiens
13.Tempatkan kelinci di tempat yg teduh ( hindari panas yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan dehidrasi) dan tidak terkena angin secara langsung terutama angin malam jadi sebaiknya kandang diberi tutup/tirai ketika malam tiba.
14.Selalu memperhatikan kebersihan kandang ( tiap hari dibersihkan sangat dianjurkan untuk mengurangi resiko dan lebih baik jika disemprot disinfectant setiap 1 atau 2 minggu )
15. Cari tahu alamat dan contact peternak atau dokter hewan terdekat yang bisa diajak konsultasi dan membantu ketika mendapatkan masalah dengan kondisi kelinci.
16. Sediakan obat2an yang sering dipakai untuk mengatasi masalah kesehatan kelinci seperti obat  untuk : diare, kembung, scabies, radang paru. Peternak yang baik biasanya selalu membekali pembeli pemula dengan obat darurat khususnya obat diare, agar pada saat terjadi kondisi emergency dapat segera diatasi sendiri ( penyakit diare merupakan salah satu penyakit pembnuh terbesar untuk kematian kelinci)
17. Bergabunglah dalam komunitas yang ada diwilayah anda untuk memudahkan mendapatkan informasi dan bantuan yang diperlukan jika anda mengalami kesulitan suatu ketika.

      Ada sedikit kerancuan didalam masyarakat, bahwa kelinci berkualitas pasti dihasilkan oleh peternak yang menjuarai kompetisi.
     Kualitas kelinci bukan ditentukan apakah peternak tersebut banyak mencetak juara dalam setiap kompetisi tetapi kelinci berkualitas adalah yang bisa memenuhi standar kelinci yang baik, baik dari sisi postur tubuh, bobot ideal, kehalusan bulu, kelengkapan anggota tubuh kelinci, dsb yang bisa dilihat pada SOP kelinci yang menjadi acuan peternak kelinci secara umum.
     BACA JUGA CARA MEMANFAATKAN BULU KELINCI AGAR BERNILAI TINGGI
sumber : kelinci-wongkito.blogspot.com