Skip to main content

Cara Menggunakan Kotoran Kelinci sebagai Pupuk organik

petani di seluruh dunia menganggap kotoran kelinci sebagai salah satu hadiah Tuhan bagi umat manusia. kotoran kelinci adalah pupuk yang mudah digunakan yang terdiri dari  2,4 persen nitrogen, 1,4 persen asam fosfat, dan 0,6 persen kalium.

kotoran kelinci
Tidak seperti pupuk kandang lainnya , kotoran kelinci kelinci tidak perlu difermentasi sebelum aplikasi. Anda dapat mengumpulkannya dan langsung mengaplikasikannya di sekitar tanaman saat masih segar. Kotoran kelinci tidak berbahaya dalam keadaan masih baru.


rendaman fases kelinci adalah bentuk lain di mana kotoran kelinci dapat diaplikasikan. Cukup rendam fases ke dalam ember air untuk beberapa saat. Kemudian, tuangkan larutan kotoran ini di sekitar tanaman Anda.

rendaman fases kelinci juga dapat digunakan sebagai bahan organik dalam tumpukan kompos . Tambahkan campuran cairan secara berkala ke tumpukan dan biarkan campuran dengan komponen lain seperti kompos untuk bahan yang lebih kaya nutrisi.

Kotoran Kelinci sebagai Makanan untuk Cacing

Kotoran kelinci tidak hanya berguna sebagai pupuk di kebun. Anda juga dapat menggunakannya sebagai bahan pakan dan alas untuk cacing yang secara tidak langsung menguntungkan tanaman Anda. Namun, jangan gunakan pupuk segar untuk tujuan ini. karena persentase nitrogen yang tinggi dan, ketika dikombinasikan dengan urin kelinci yang dicampur dengan fases maka menjadi racun bagi cacing. Karena itu, Anda perlu menyiapkan pupuk kandang dengan baik sebelum menggunakannya untuk tujuan ini. atau fermentasilah sebelum digunakan sebagai pakan cacing.

baca juga mengatasi daun cabai yang keriting

Karena kotoran kelinci memiliki proporsi nitrogen yang lebih besar daripada karbon, Anda juga harus menyeimbangkan rasio ini dengan mencampurkannya dengan bahan yang kandungan karbonnya tinggi, seperti serpihan kayu/ bekas gergajian/atau bisa mengunakan limbah baglog budidaya jamur.

sumber bacalebih.id


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar