Widget HTML Atas

CARA MERAWAT KUCING TERLENGKAP 2020

Kucing merupakan salah satu jenis hewan mamalia yang berhabitat di darat. Kucing bahkan menjadi hewan favorit untuk di pelihara oleh banyak orang. Kucing merupakan hewan yang tidak bisa lepas dari keseharian manusia.

Selain karena tingkahnya yang menggemaskan, beberapa jenis kucing di pelihara juga dipicu dari bulu yang indah dan lembut yang di milikinya. Walaupun memiliki paras yang lucu, namun kucing termasuk ke dalam golongan hewan carnivora atau hewan pemakan daging.

Jika di amati perawakan serta paras kucing memang menyerupai harimau versi jinak. Meski demikian, sifat kucing yang manja dan peka terhadap keberadaan orang asinglah yang membuat kucing dipilih untuk menjadi hewan peliharaan.

Sensitivitas kucing kepada manusia terlihat dari kesehariannya dengan manusia. Biasanya, kucing lebih sering berada di sekitar orang-orang yang di anggap majikannya.

Kucing bahkan dapat memberikan isyarat jika berada di sekitar majikannya dengan cara mengangkat ekor dan mengeluarkan suara mendengkur. Sebaliknya, kucing juga akan memberikan sebuah isyarat jika berada di sekitar orang asing, kucing akan merespon keberadaan orang tersebut dengan waspada.

Tingkah laku yang di berikan kucing adalah dengan mengibaskan ekor yang menunjukkan rasa kewaspadaan, dan jika ia merasa terancam maka kucing akan menegakkan bulu ekor mereka. Apakah kucing peliharaan kalian juga pernah melakukan hal yang serupa?


Jenis-Jenis Kucing

Berbicara tentang kucing, mungkin sebagian orang hanya mengetahui beberapa jenis dari sekian banyak jenis kucing yang ada. Jenis kucing peliharaan yang sangat familiar biasanya adalah kucing anggora, persia dan bengal saja bukan?
Padahal ada banyak lagi jenis-jenis kucing lain yang juga tidak kalah menarik dari ketiga kucing best seller tersebut. Adapun jenisnya sebagai berikut :

1. Kucing Persia

kucing persia

Kucing Persia merupakan jenis kucing yang paling sering di kenal oleh sebagian orang. kucing ini juga salah satu kucing yang paling sering kita jumpai di rumah-rumah. Seperti namanya, kucing ini berasal dari Persia atau yang sekarang menjadi Iran.

Kucing persia atau persian ini memiliki ciri khas pada bulu yang panjang dan lebat, kaki pendek dan kepala yang lebar sehingga membuat kedua telinganya berjauhan. Itulah beberapa faktor yang membuat kucing ini terlihat sangat menggemaskan bahkan menyerupai boneka kucing.

Meski kucing persia sangat aktif pada saat masih kecil, namun mereka akan cenderung malas jika sudah dewasa. Sifatnya yang penyayang dan tidak suka membuat ulah lah yang membuat jenis kucing ini sangat di sukai oleh kebanyakan orang.

2.Kucing Bengal

Kucing Bengal

Kucing Benggal merupakan salah satu jenis kucing favorite bagi para pecinta kucing yang eksotis. Corak yang dimiliki kucing ini memang sangat indah seperti corak macan, hal ini di sebabkan jenis kucing ini adalah hasil dari persilangan dari kucing Asian Leopard dan kucing Domestik.

Kucing ini memiliki tubuh cenderung lebih langsing dan tinggi namun berotot. Hal tersebut membuat jenis kucing ini masuk ke dalam klasifikasi kucing besar dengan memiliki berat 4-8kg. Jenis kucing bengal ini sangatlah aktif dan mudah sekali bosan.

Ada baiknya jika kalian berminat untuk mengadopsi kucing jenis ini untuk menyediakan tempat untuk dia memanjat dan memberinya teman bermain seperti kucing maupun anjing. Sebab jika mereka bosan akan menjadi cenderung dekstruktif atau memainkan barang-barang hingga merusaknya.

3. Kucing Siamase 


Kucing siamase merupakan jenis kucing yang berasal dari Thailand yang keberadaannya sejak akhir abad ke-19. Siamase memiliki warna bulu putih keabu-abuan.

Pada bulu Siamase memiliki gradasi hitam di setiap ujung-ujung tubuhnya. Mereka cenderung cerdas, sehingga seringkali ikut campur terhadap kegiatan majikannya dirumah.

Siamase memiliki sifat sosial yang tinggi, namun bisa sangat depresi jika ditinggal sendirian dalam jangka waktu yang lama.

4. Kucing Maine Coon


Kucing Maine Coon merupakan jenis kucing domestik besar dengan bulu yang sangat lebat dan panjang. Berat rata-rata yang dimiliki oleh kucing ini adalah 8-9kg. Oleh sebab itu sekilas kucing ini terlihat cukup menyeramkan.

Namun Maine Coon merupakan jenis kucing yang sangat jinak dan lembut, sehingga mereka sering disebut sebagai Gentle Giants atau raksasa lembut. Maine Coon sangat senang bermain dan mudah membaur dengan peliharaan lain di rumah.

Akan tetapi proses pendewasaan jenis kucing ini termasuk lebih lambat jika di bandingkan dengan jenis kucing yang lain, yaitu dengan ukuran tubuhnya yang kecil sebelum memasuki usia 3 tahun.


5. Kucing Sphynx



Kucing Sphynx merupakan jenis kucing yang berasal dari Toronto, Kanada. Kucing ini adalah hasil dari adanya ketidaksengajaan genetik. Jenis kucing ini memang terlihat botak atau tidak memiliki bulu, sehingga kulit yang dimiliki terlihat jelas.

Padahal kucing Sphynx ini memiliki bulu namun sangat pendek dan tipis. Sphynx sangat mudah dalam melepaskan hawa panas, itulah yang menyebabkan sphynx selalu hangat ketika disentuh.

Meski termasuk kucing yang extrovert, kucing ini sangat caper dan cerdas dalam membuat ulah. Karena kondisi tubuh kucing ini yang tidak memiliki bulu, kita harus memperhatikan kondisi suhu tubuhnya agar tidak kedinginan. Dan jangan lupa untuk rutin memandikan kucing tersebut agar tidak kotor.

6. Kucing Bulu Pendek Britania


Kucing Bulu Pendek Britaniamerupakan jenis kucing ras tertua dan memiliki bulu yang pendek seperti halnya namanya. Kucing yang berasal dari Britania ini adalah keturunan dari kucing Persian.

Kucing ini memiliki tubuh yang berotot dan cukup berat, hidungnya sangat pesek. Ukuran Britania Shorthair jantan akan cenderung lebih besar daripada sang betina. Kucing ini cukup tenang dan sangat manja.

7. Kucing Ragdoll 


Kucing Ragdoll merupakan jenis kucing hasil dari persilangan antara Persian dan Birman. Kucing jenis ini berasal dari California sejak tahun 1960.

Ragdoll adalah jenis kucing domestik yang cukup populer dengan postur dan build tubuh yang besar dengan kaki yang proporsional. Bulu Ragdoll sangat lembut  seperti kapaslah yang membuat kucing ini nyaman untuk di peluk. Tempramental kucing ini sangat santai dan tidak banyak menuntut di setiap situasi. Sifat ini di dapat Ragdoll dari bawaan sifat induknya jenis Persian.

8. Kucing Munchkin


Kucing Ragdoll merupakan kucing yang di peroleh dari persilangan kucing kaki pendek.  Meski memiliki kesan cebol, kucing Munchkin ini memiliki keunikan pada bulu dan warna kulitnya.

Munchkin merupakan jenis kucing yang aktif dan lincah serta suda bermain. Namun dalam riwayatnya, kucing Munchkin ini memiliki resiko tinggi dalam permasalahan tulang belakang.

9. Kucing Scottish Fold


Kucing Scottih Fold merupakan jenis kucing dengan ciri telinga yang terlipat. Uniknya, apabila jenis kucing ini terlahir dengan telinga normal atau terbuka, maka telinganya akan terlipat sendiri saat pertumbuhannya memasuki hari ke 21.

Warna yang dimiliki oleh kucing ini sangat beragam dengan bulu yang bisa panjang maupun pendek (tergantung dengan genetik bawaan).

Jenis kucing ini juga senang bertingkah yang terbilang aneh. Mereka termasuk kucing yang aktif dan senang berinteraksi dengan pemiliknya. Jenis kucing ini tidak bisa tinggal sendiri, bahkan jika ia merasa bosan bisa saja mengarah ke depresi.

10. Kucing Savannah


Kucing Savannah merupakan jenis kucing dari hasil persilangan kucing liar Afrika dan kucing Domestik betina. Ciri tubuh berotot yang dimiliki oleh jenis kucing ini membuatnya terlihat cukup besar jika di bandingkan dengan jenis kucing pada umumnya. Berat rata-rata yang dimiliki oleh kucing ini sekitar 9kg.

Corak bulu yang dimiliki oleh jenis kucing ini juga menyerupai macan tutul. Meski dari penampilan kucing ini terlihat  cukup liar dan gahar, memang sifat Savannah cukup enerjik, aktif dan cenderung tidak bisa diam, namun mereka sangatlah cerdas dan sangat menyukai interaksi sosial.

11. Kucing Russian Blue


Kucing Russian Blue merupakan jenis kucing domestik yang terkenal dengan pembawaan elegan, setia dan sangat bersahabat dengan manusia. Seperti namanya, Russian Blue ini memiliki warna bulu yang perak cenderung kebiruan.

Namun bulu yang dimiliki oleh kucing jenis ini sangat pendek. Meski sifatnya yang tenang dan atletis dalam bermain, kucing ini ternyata termasuk kucing yang “kepo” atau penasaran dengan hal baru. Kucing ini juga sangat menyenangkan karena mampu beradaptasi dengan baik terhadap pemiliknya dan cerdas. Sehingga kucing ini bisa dilatih agar dapat melakukan banyak hal.

Baca Juga : CARA MERAWAT KUCING TERLENGKAP 2020

12. Kucing Siberian

Baca Juga : Perbedaan kucing Persia dan kucing anggora TERLENGKAP

Kucing Siberian merupakan jenis kucing yang berasal dari daerah perhutanan iklim dingin. Tubuh Siberian terbilang cukup besar dengan berat rata-rata mencapai 8kg. Siberian memiliki bulu yang sangat tebal, ketebalan bulu yang dimiliki oleh Siberian hingga 3 lapis.

 Hal ini di sebabkan Siberian berada di perhutanan iklim dingin Siberia. Kucing jenis ini sangat jinak dan sangat menyukai permainan. Siberian termasuk kucing hypoallergenic, jadi dia lebih sedikit dalam melepaskan zat allergen.

13. Kucing Turkish Anggora


Kucing Turkish Anggora merupakan jenis kucing longhair pertama di Eropa, terutama di Turki. Bulu yang dimiliki anggora cukup panjang dan tebal seperti halnya bulu yang dimiliki oleh kucing Persian. Anggora sangat lincah dan cerdas.

Mereka sangat interaktif terhadap lingkungan di sekitarnya. Berbeda dengan Persian yang mulai malas ketika dewasa, Anggora ini akan tetap lincah hingga mereka dewasa.

14. Kucing Himalaya


Kucing Himalaya merupakan hasil persilangan dari kucing Persia dengan kucing Siamase. Kucing Himalaya biasanya memiliki bulu yang lebat seperti indukan Persia serta berwarna putih dan gradasi hitam pada wajah, kaki dan tangannya seperti indukan Siamase.

Himalaya merupakan kucing yang cenderung kalem namun sangat enerjik saat bermain. Kucing jenis ini merupakan kucing dengan type yang tidak terbiasa berada pada lingkungan yang ramai. Kucing ini juga tidak suka berkelahi, oleh sebab itu sangat berbahaya jika mereka berada di luar rumah, karena akan rentan mendapatkan serangan dari hewan atau kucing lain.

15. Kucing Chartreux


Kucing Chartreux merupakan jenis kucing yang berasal dari Perancis sejak tahun 1930 silam. Kucing jenis ini memiliki bulu yang tipis namun padat, bulu khas yang dimiliki oleh jenis kucing ini adalah abu-abu dengan bola mata yang berwarna kuning.

Kucing jenis ini memiliki karakteristik yang sangat loyal kepada sang pemilik yang hampir menyerupai sifat anjing. Kucing Chartreux ini sangat manja, suka bermain dan mengeluarkan suaranya jika mereka memerlukan sesuatu. Kucing jenis ini biasanya di gunakan untuk menjaga gereja dari hama tikus.

16. Kucing American Shorthair


Kucing American Shorthair merupakan salah satu jenis kucing “pekerja” atau yang biasa di juluki sebagai Working Cat. Sebab kucing dengan jenis ini sering di gunakan oleh orang Eropa untuk mengendalikan jumlah kucing di rumah hingga toko mereka.

Namun seiring berjalannya waktu, pengembangbiakan jenis kucing ini menjadi sedikit di perketat sesuai dengan standar pengembangbiakan hewan. Jenis kucing sangat populer di Amerika sebab umur mereka yang bisa mencapai 18 hingga 20 tahun serta karena cara perawatannya yang cukup mudah.
Seperti namanya, kucing ini memiliki bulu yang pendek dengan beragam varian corak bulu dan warna yang berbeda. Sifat dari jenis kucing ini sangat toleran dan memiliki daya interaksi sosial dengan manusia yang sangat baik.

Baca Juga : Cara Membuat makanan kucing sendiri yang bergizi

17. Kucing Singapura



Kucing Singapura merupakan jenis kucing domestik yang berasal dari Singapura yang sesuai dengan nama yang dimilikinya. Jenis kucing ini memiliki ciri khas pada tubuh yang kecil dan memiliki bulu yang pendek. Biasanya bulu yang dimiliki oleh kucing ini cenderung solid dan gradasi.

Sepadan dengan badannya yang kecil, kepala kucing jenis ini pun juga cukup kecil. Sehingga mata kucing jenis ini terlihat lebih besar dibanding dengan kepalanya. Kucing jenis ini sangat menyukai suasana hening, meskipun tingkahnya yang justru sedikit menyebalkan.

Kucing ini selalu aktif dan selalu mencari perhatian, namun mereka selalu menunjukan sikap waspada dengan gelagat ketakutan saat berada di sekitar orang asing.

18. Kucing Exotic Shorthair


Kucing Exotic Shorthair merupakan jenis kucing persilangan dari jenis kucing Persia dan American Shorthair. Perawakan jenis kucing ini sekilas memang terlihat seperti kucing persia namun dengan bulu yang lebih pendek dan tidak selebat induknya itu.

Kucing ini sangat penyayang dan kalem namun cukup aktif bermain jika di bandingkan dengan kucing persia. Sifat inilah yang merupakan bawaan dari induknya yang merupakan jenis American Shorthair.

19. Kucing Birman


Kucing Birman merupakan jenis kucing yang berasal dari Perancis. Birman memiliki karakteristik yang unik yaitu dengan mata warna birunya yang sangat cantik. Corak pada bulu bagian wajah Birman ini menyerupai Siamese dan Balinese.

Namun bedanya, Birman mata biru dan gradasi pada warna bagian tubuhnya. Biasanya dominan pada kucing jenis Birman ini terletak pada ujung tubuh seperti pada tangan, kaki, telinga dan ekor. Dia sangat manja kepada pemiliknya dan akan ikut kemana pun pemiliknya pergi. Birman sangat aktif dan senang mengeksplore tempat-tempat yang di anggap aneh di dalam rumah.

20. Kucing Europe Shorthair


Kucing Europe Shorthair merupakan jenis kucing yang masih belum jelas darimana mereka berasal. Di katakan jika kucing ini berasal dari Swedia, namun dikatakan pula jika penyebaran jenis kucing ini hingga ke seluruh Eropa pada zaman Roma.

Oleh sebab itulah kucing ini di sebut juga sebagai “Roman Cat”. Kucing ini memiliki bulu yang pendek namun rapih dan halus. Tubuh kucing ini bisa dibilang cukup seimbang yang lumayan berotot, meski tempramen kucing ini tidak bisa ditentukan namun kucing ini termasuk kucing yang simple dan harmonis. Kucing ini memiliki sifat alami menyukai berburu dan relatif cerdas.

21. Kucing Abyssinian


Kucing Abyssinian merupakan satu dari sekian banyak jenis kucing domestik yang memiliki bulu pendek dan cenderung tipis. Kucing ini dinamai sebagai kucing Abyssinian karena pada awalnya mereka di ketahui berasal dari kota Abyssinia, Ethiopia.

Namun ternyata studi justru menyebutkan bahwa jenis kucing ini berasal dari Mesir dan tergolong ke dalam kucing dengan spesies Pharaoh.

Ciri khusus yang dimiliki oleh kucing jenis ini adalah memiliki kuping yang terlihat cukup besar, yang menandakan bahwa kucing jenis ini merupakan salah satu jenis kucing yang cerdas. Sifat alami yang dimiliki kucing ini cenderung sangat aktif, suka bermain serta penyayang.

22. Kucing Burma


Kucing Burma merupakan kucing yang berasal dari Thailand dengan ciri tubuh yang langsing dan panjang, mata cenderung oval, serta memiliki bulu pendek yang sekilas terlihat seperti dilapisi sutra yang halus.

Burma merupakan hasil persilangan dari kucing bulu pendek dan kucing bulu panjang, sehingga bulu yang dimiliki oleh Burma memiliki gradasi yang tergantung jenis bulu yang mereka miliki. Burma sendiri bukan merupakan kucing yang aktif namun masih sangat enerjik saat sedang bermain.

23. Kucing Manx


Kucing Manx merupakan jenis kucing yang berasal dari Isle of Man dengan memiliki karakteristik ekor pendek atau bahkan tidak memiliki ekor sama sekali. Biasanya kucing jenis Manx ini biasanya memiliki bulu dan corak yang cukup beragam dengan bulu yang relatif pendek.

Jenis Manx yang memiliki bulu panjang biasanya di kategorikan ke dalam jenis kucing Cymric. Kucing jenis ini memiliki sifat yang cenderung pemalu terhadap orang baru. Kucing Manx juga memiliki kemampuan berburu yang  sangat baik.

24. Kucing Somali


Kucing Somali merupakan jenis kucing yang berasal dari genetik Abyssinian. Kucing ini biasa di sebut sebagai kucing rubah. Hal ini di sebabkan karena rambut, bentuk kepala dan telinga yang dimiliki oleh jenis kucing ini hampir menyerupai rubah.

Sifat mereka sangat aktif dan enerjik. Kucing ini juga sangat cerdas, mereka terkesan jarang sekali tidur saking aktifnya bergerak dan berlarian kesana kemari. Jenis kucing ini sangat senang mencari dan menjadi pusat perhatian.

25. Kucing Korat


Kucing Korat merupakan jenis kucing yang berasal dari Thailand sejak abad ke-14. Jenis kucing ini memiliki bulu pendek dengan warna perak nyaris kebiruan dengan ukuran mata yang cukup besar.

Pada saat masih peranakan, kucing korat ini memiliki warna mata kuning cenderung keemasan, namun ketika sudah dewasa warna mata korat ini berubah menjadi hijau.

Korat memiliki sifat yang posesif terhadap sang majikan, namun kucing jenis ini merupakan kucing yang cenderung penyendiri. Meskipun begitu, kucing jenis Korat ini sangat mudah untuk melakukan adaptasi terhadap orang baru.

26. Kucing Pixiebob


Kucing Pixiebob merupakan satu jenis kucing yang berasal dari Amerika Serikat dan berkembang secara alamiah (bukan dari hasil persilangan maupun eksperimental). Sekilas jenis kucing ini terlihat seperti kucing liar, namun kucing jenis ini merupakan kucing yang aktif bermain dan cenderung lebih berani dan selalu penasaran dengan hal-hal yang baru.

Biasanya kucing jenis ini memiliki warna bulu yang cenderung abu-abu dengan corak belang-belang. Jenis kucing Pixie Bob biasanya terlahir dengan mata yang berwarna kebiruan dan akan berubah menjado hijau atau keemasan saat mereka dewasa.

27. Kucing Havana


Kucing Havana merupakan jenis kucing Siamese yang kemudian dikembangbiakan dengan jenis genetik kucing Rusian Blues, Burmese dan kucing Domestik hitam. Persilangan antar kucing tersebut bermula pada tahun 1950 di UK. Kucing Havana atau Havana Brown ini memiliki bulu bahkan kumis berwarna coklat yang menjadi ciri khas mereka. Bulu kucing ini sangat pendek sehingga sangat mudah untuk menyisir bulu kucing jenis ini.

28. Kucing Tonkin


Kucing Tonkin merupakan kucing yang berasal dari Kanada. Kucing ini merupakan hasil persilangan dari jenis Siamase dan Burma. Kucing jenis Tonkin ini memiliki dasar warna bulu yang lebih natural dengan memiliki ciri coklat mahoni.

Jenis kucing ini masuk ke dalam ras kucing yang  cukup langka. Struktur tubuh Tonkin sangat proporsional dengan perawakan yang sedang. Bulunya cukup panjang dan mereka sangat menyukai interaksi. Mereka memiliki kemampuan bersosialisasi yang tinggi, oleh sebab itu kucing jenis ini termasuk kucing yang cerdas.

29. Kucing Van Turki


Kucing Van Turki merupakan salah satu jenis kucing domestik tertua yang ada di dunia. Sama seperti namanya, kucing ini berasal dari area Lake Van di Turki. Secara penampilan, kucing jenis ini bisa terbilang cukup cantik dengan bulunya yang empuk dan sangat lembut.

Warna bulunya pun sangat indah dengan tanda coklat di atas kepala dan ekornya. Jenis kucing ini sangat etletik dan independen, mereka hanya bisa dekat dan main hanya dengan satu atau dua orang saja. Sifat alamiah kucing jenis ini adalah tidak takut terhadap air seperti halnya kucing-kucing yang lain, mereka justru sangat menyukai berenang.

Baca Juga : Cara terbaik merawat kucing kampung (LENGKAP)

30. Kucing Minskin



Kucing Minskin merupakan jenis kucing yang di peroleh dari hasil persilangan antara kucing Munchkin dan kucing Sphynx. Persilangan ini dilakukan pertama kali oleh Paul McSorley pada tahun 1998 dan Juli tahun 2000.

Jenis kucing ini memliki tangan dan kaki yang pendek sehingga memberikan kesan cebol dan bulu yang muncul hanya pada bagian ujung tubuh seperti tangan, kaki, ekor telinga dan wajah saja. Meski begitu, kucing ini tergolong sangat cerdas dan mampu bermain puzzle dengan baik.

Makanan Kucing


Meskipun kucing termasuk ke dalam kategori hewan carnivora atau pemakan daging, namun jenis makanan yang wajib di berikan kepada kucing terutama kucing rumahan tentu harus sangat di perhatikan. Sebab, jenis makanan yang di makan kucing juga bisa dapat mempengaruhi kerontokan pada bulu kucing.

Sedangkan memiliki hewan peliharaan berbulu harus sangat di jaga agar bulu-bulu hewan tersebut tidak mengalami kerontokan, bulu hewan yang rontok akan memberikan efek tidak sehat bagi sistem pernafasan manusia apabila tanpa sengaja ikut terhirup oleh udara.

Bahkan mitosnya, perempuan yang memelihara kucing dan sering terkena paparan bulu kucing akan susah untuk mendapatkan keturunan loh.

Nah berikut ini jenis makanan kucing rumahan yang wajib banget kalian perhatikan. Berbeda dengan makanan kucing liar pada umumnya yang memakan sisa makanan manusia, tikus atau makanan tidak sehat lainnya, makanan dari kucing rumahan dewasa biasanya berupa pur yang terbuat dari vitamin penggemuk dan antibody agar terhindar dari penyakit.

Makanan untuk kucing rumahan biasanya juga mengandung perisai daging yang membuat pur tersebut memiliki ciri-ciri aroma yang sangat khas. Untuk jenis makanan kucing rumahan yang masih kecil atau anakan biasanya harus di berikan makanan yang memiliki tekstur yang lebih lembut ketimbang makanan kucing dewasa.

Jika pada makanan kucing dewasa di berikan perisai makanan daging, berbeda halnya dengan kucing anakan rumahan yang perisai makanannya adalah susu. Sebab hal tersebut berguna sebagai perangsang pertumbuhan dan perkembangan pada kucing kecil.

Cara Merawat Kucing


Selain dari segi makanan yang perlu di perhatikan, cara dalam merawat kucing juga harus di perhatikan agar kucing yang kita pelihara dapat tetap sehat dan terlihat bersih terawat. Kebanyakan orang memang mau memelihara tapi enggan untuk merawat.

Sehingga kebanyakan orang akan lebih memilih untuk membawa kucing peliharaannya ke petshope sebagai langkah alternatif yang simple. Padahal jika kita fikirkan, merawat kucing sendiri di rumah akan jauh menghemat budget. Sehingga uang yang kita miliki dapat kita gunakan untuk keperluan yang lain.

Cara merawat kucing di rumah sebenarnya sangat mudah dan murah, pertama yang harus kita perhatikan untuk meletakkan kucing sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Fungsi dari meletakkan kucing pada kandang yang memiliki ukuran lebih besar dari tubuhnya agar memudahkan dia untuk bergerak dan tetap leluasa meskipun berada di dalam kandang.

Kebersihan kandang seperti selalu mengganti pasir serta mencuci kandang dapat kita lakukan agar kandang kucing tetap bersih dan terhindar dari penyakit.

Selain kandang, kebersihan pada tubuh kucing juga sangat perlu kita perhatikan agar saat kucing keluar dari kandang dan menempati spot majikannya seperti sofa, tempat tidur atau bahkan saat di gendong juga tetap dalam kondisi bersih.

Kucing rumahan biasanya perlu di mandikan selama satu minggu sekali yang bertujuan untuk menghindari kutu dan bulu rontok.

Saat memandikan kucing pastikan hanya menyiram bagian tubuh saja, untuk bagian kepala kita cukup membilasnya dengan tangan atau menggunakan handuk basah. Kita juga bisa memberikan shampo khusus dan parfum agar kucing peliharaan kita tetap wangi loh gais...

Tapi untuk pemilihan shampoo untuk memandikan kucing juga tetap perlu di sesuaikan dengan usia dan kondisi bulu kucing kita ya...

Setelah kucing selesai di mandikan kita bisa mengeringkan bulu mereka dengan hairdryer jika bulu yang di miliki kucing cukup tebal atau hanya dengan handuk kering untuk jenis kucing berbulu sedang.

Jangan lupa juga untuk menyisir bulu kucing yang sudah kering untuk mengambil sisa bulu yang rontok saat mandi. Oh ya, kita juga harus rajin memotong kuku kucing saat setelah ia di mandikan agar kuku tidak tajam dan akan merusak sofa atau mencakar seseorang saat dia merasa terancam.

Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina

Apakah kalian pernah mendengar istilah kucing jantan dan kucing betina? Apakah kalian bisa membedakan yang mana kucing jantan dan kucing betina? Meski sepintas kucing memiliki karakteristik yang sama, namun ternyata karakteristik yang dimiliki oleh kucing jantan dan kucing betina memiliki perbedaan yang sangat signifikan.

Orang awam biasanya hanya mengamati apakah kucing tersebut jantan ataupun betina dari kucing yang sedang hamil. Padahal apabila kita seorang yang sangat akrab dengan binatang satu ini tentu saja akan sangat mudah untuk membedakannya. Lalu apa saja perbedaan? Simak penjelasan berikut :

a) Ciri Kucing Jantan :


Meski sekilas tampak sama, namun ternyata perawakan tubuh kucing jantan sebenarnya lebih besar dan panjang daripada perawakan tubuh kucing betina.

Kucing jantan juga memiliki bulu yang cenderung kasar jika di bandingkan dengan bulu kucing betina. Kucing jantan juga memiliki suara yang lebih besar dan keras daripada kucing betina.

Nah dan satu ciri umum yang mungkin sudah di ketahui sebagian orang adalah, pada bagian bawah dubur kucing jantan terdapat benjolan seperti bola yang mencirikan jika kucing tersebut adalah kucing jantan.

b) Ciri Kucing Betina :

Nyaris berbanding terbalik dengan kucing jantan, untuk suara kucing betina biasanya terdengar lebih kecil dan halus dibandingkan dengan suara kucing jantan yang sangat melengking. Bulu yang di miliki oleh kucing betina juga cenderung lebih halus dan tipis.

Untuk perawakan kucing betina tentu saja lebih kecil dan pendek jika di bandingkan dengan perawakan kucing jantan. Kucing betina juga memiliki ciri lain yaitu pada bagian perut agak lebar atau menggelambir.

Dan tentu saja pada bagian bawah dubur kucing betina tidak terdapat benjolan seperti halnya yang dimiliki oleh kucing jantan.

Cara Menjodohkan Kucing

Berbicara tentang kucing jantan dan kucing betina, tentu saja mereka perlu membuahi satu sama lain agar bisa melahirkan peranakan kucing. Biasanya kucing liar akan melakukan “kawin” secara mandiri apabila sudah memasuki fase tersebut.



Berbeda dengan kucing rumahan yang harus di “kawinkan” oleh sang majikan agar bisa melahirkan jenis peranakan yang sama seperti sang induk atau bahkan jenis peranakan yang baru. Biasanya jenis peranakan yang baru adalah peranakan hasil perkawinan silang kucing.

Sudah semestinya jika fase perkawinan sudah datang, majikan akan mencarikan jodoh terbaik untuk kucing peliharaannya. Nah untuk cara menjodohkan kucing kita hanya perlu menyiapkan kandang dengan diameter yang lebih luas ketimbang kandang harian yang di gunakan kucing saat sendiri.

Kemudian kita bisa memberikan pembatas atau sekat kandang menjadi dua bagian dan letakkan kucing jantan dan juga kucing betina pada kedua sisi kandang secara terpisah. Ketika kedua kucing sudah di rasa mulai cukup kenal dan tidak saling khawatir, lepaskan pembatas atau sekat tersebut sehingga kedua kucing tersebut berada di kandang yang sama.

Cara Ternak Kucing Peliharaan

1. Membuat lingkungan yang nyaman dan aman bagi kucing. Sangatlah penting untuk memberikan rasa nyaman dan aman dengan menjauhkan sesuatu yang mungkin bisa menyakiti kucing. Sebab rasa nyaman akan menghindarkan kucing agar tidak mengalami depresi.



2. Menjauhkan kucing dari racun. Pastikan untuk meletakkan alat-alat kebersihan dan zat kimia lain dari keberadaan kucing. Sebab kucing bisa saja meminum cairan pembersih atau zat kimia yang tumpah dan akan sangat beresiko keracunan hingga kematian pada kucing.

3. Pastikan jika tanaman disekitar rumah tidak ada yang beracun. Ada banyak jenis tanaman yang beracun bagi kucing, seperti contoh bunga bakung yang tidak selayaknya di tempatkan pada lingkungan yang sering di gunakan kucing untuk bermain maupun berlalu-lalang.

4. Sediakan kotak pasir yang akan di gunakan kucing untuk buang air. Dan lakukan pembersihan setiap hari agar kucing tetap bersih dan terhindar dari penyakit.

5. Berikan kucing makanan dan minuman. Pastikan untuk memberikan makanan dan minuman untuk kucing secara cukup agar kucing tidak lapar dan dehidrasi.

6. Berikan kucing tempat untuk bermain dan menghabiskan waktunya sendiri.

7. Memandikan kucing setiap satu minggu sekali untuk merawat bulunya agar bersih dan halus.

8. Membawanya ke dokter hewan untuk memeriksakan kesehatan mereka setiap satu bulan sekali untuk melakukan perawatan dan juga pemberian vaksin pada kucing.

Kandang Kucing

Saat kita memutuskan untuk memelihara kucing tentu saja hal pertama yang terlintas di dalam pikiran adalah kandang. Kandang merupakan satu media penting yang harus di miliki oleh pengadopsi kucing, hal tersebut di sebabkan agar kucing tidak ikut tidur bersama kita dan melatih kucing untuk lebih mandiri dengan tidak membuang kotoran di sembarang tempat.


Namun untuk pengadopsi pemula biasanya akan merasa kesulitan saat akan membeli kandang untuk kucing. Biasanya, untuk ukuran kandang kucing memiliki diameter 1 meter X 45 cm. Kandang kucing biasanya terbuat dari bahan kuat yang tidak mudah patah seperti besi atau alumunium.

Pada saat menyiapkan kandang untuk kucing peliharaan jangan lupa untuk menyediakan juga pasir untuk tempat kotoran kucing, tempat kucing tidur dan tempat makan dan minum. Setelah kandang di gunakan oleh kucing ada baiknya agar kita tetap bisa menjaga kebersihan kandang untuk mengantisipasi penyakit yang menyerang kesehatan kucing.

Kucing Termahal

Salah satu hewan mamalia ini memang sangat banyak sekali di pelihara oleh orang-orang. Beragamnya jenis hewan ini membuat suatu daya tarik tersendiri bagi seseorang yang sangat menyukai kucing.

Mulai dari beragam jenis (warna dan corak) bulu, bentuk tubuh hingga bola matanya yang indah membuat nilai jual beberapa jenis kucing di bandrol dengan nominal yang fantastis.

Sifatnya yang manja dan penyayang membuat binatang satu ini terlihat sangat menggemaskan. Sehingga ada saja orang yang rela merogoh kantong yang cukup dalam hanya untuk mengadopsi jenis kucing termahal yang mereka inginkan. Berikut beberapa contoh jenis kucing termahal yang ada di Indonesia hingga kucing termahal kelas dunia :

Di Indonesia : Kucing termahal di Indonesia di duduki oleh Sphynx. Kucing tidak berbulu dan bermata indah ini di jual di kisaran harga Rp. 42,4 juta per ekornya.

Di Dunia : Kucing termahal sedunia di duduki oleh Savannah. Kucing yang berasal dari Afrika ini di jual mencapai harga USD 50 ribu atau berkisar Rp. 708 juta per ekornya.

Kucing Hias Yang Bagus Untuk Lomba

Memiliki kucing dengan bulu yang lembut, bersih, corak yang unik, cerdas serta berjenis langka tentu saja menjadi nilai plus tersendiri sehingga patut untuk mengikuti sebuah perlombaan kucing. Namun tidak semua jenis kucing yang cocok untuk di ikutkan suatu perlombaan, adapun beberapa jenis kucing pilihan yang bagus untuk ikut lomba adalah :

Kucing Abyssinian : kucing yang di populerkan sejak tahun 1871 ini termasuk ke dalam spesies kucing Pharaoh. Kucing jenis ini telah berhasil memenangkan juara ketiga pada Crystal Palace Cat Show.

Kucing Somali : kucing yang berasal dari Amerika sejak tahun 1950 merupakan jenis kucing dari hasil genetik resesif dari jenis kucing Abyssinian. Jenis kucing ini pernah mendapatkan status championship oleh CFA pada tahun 1979.

Cara Bikin Bulu Kucing Halus

Memiliki kucing dengan bulu yang indah tentu saja menjadi idaman bukan? Nah cara untuk memlihara bulu kucing agar tetap bersih, lembut dan halus adalah seperti berikut ini :



1. Rajin di mandikan dengan shampoo khusus sesuai dengan usia dan jenis kucing.
2. Mengeringkan badan kucing seusai mandi dengan handuk kering yang halus.
3. Menggunakan hairdryer jika bulu kucing lebat.
4. Sisir bulu kucing dengan sisir yang sesuai dengan jenis bulu yang dimiliki kucing.
5. Berikan asupan makanan sehat dengan kandungan vitamin agar bulu tetap sehat dan tidak rontok.

Nah berikut tadi penjelasan seputar tata cara merawat serta mengenal jenis-jenis kucing hingga mengetahui kucing termahal di dunia. Jadi apakah selama ini cara kalian merawat hewan peliharaan sudah benar?

Dan untuk para pecinta kucing, apakah kalian berminat untuk mengadopsi beberapa jenis kucing lain yang baru kalian tahu? Selepas dari itu semua, hewan adalah makhluk yang bernyawa. Mereka juga memiliki hak yang sama untuk di perlakukan dengan baik, maka perlakukanlah hewan peliharaan kalian dengan sebaik mungkin.

Atau pilihlah dari dua pilihan yaitu rawat dengan baik atau lepaskan. Jika kalian tidak telaten dan bersedia untuk merawat maka berikanlah kepada orang yang benar-benar mau merawat daripada kalian justru secara tidak sengaja akan menyiksa hewan tersebut.

Sekian penjelasan pada artikel kali ini, sedikit kritikan bisa menjadikan kami untuk lebih baik lagi dalam menulis.

Semoga Bermanfaat~