Skip to main content

Tips dan cara memancing belut disawah

Ini kebiasaan saya dulu ketika masih kecil kels 4 SD saya sering memancing belut disawah, kalo sekarang sudah amat jarang sekali anak seumuran segitu yang menangkap belut, zaman sudah berubah sekarang anak2 malah sibuk dengan gadget. Oke kembali ke laptop, senjata yang diperlukan untuk memancing belu sawah adalah kali dan senar pancing. Untuk kailnya gunakan kali yang agak besar dan terbuat dari stailestil dan untuk senar pancingnya gunakan yang agak kaku,



Tinggal dirakit saja, cara membuat dan memasangnya seperti ikatan pada kail ikan dan kemudian kita pilin senar pancingnya sampai panjing 60 cm.

Umpan yang paling bagus kita gunakan adalah cacing tanah, kemudian katak, untuk musim kemarau seperti sekarang ini sanagt agak kesulitan mencari katak, jadi kita pakai cacing saja di tempat-tempay yang subur.

Nah mari berangkat ke sawah, biasanya belut malah suka membuat lubang sarangnya di irigasi dari pada disawah, jadi pastikan fokus pada irigasinya saja untuk mencari lubang belut. jangan sampai salah lubang belut dengan lubang kepiting ya,,


Lubang belut lebih terlihat bundar dan mulut lubangnya terlihat lebih halus sedanghkan untuk lubang kepiting bentuknya tidak beraturan dan mulut lubangnya tidak rata karena bekas kaki kaki kepiting.

Jika menemukan lubang belut maka langsung saja masukkan umpan yang sudah pada mata pancing, lakukan perlahan sampai umpannya dimakan. jika sudah dimakan biasanya umpan akan ditari kedalam, biarkan saja supaya kail kena ke mulut belut, dan siap kita tarik perlahan untuk mengeluarkan belut dari sarangnya.

Jika sudah keluar dari sarang maka pukul2 belut ke tanah samapai dia pingsang agar mudah kita menangkapnya dan melepaskan mata pancingnya.

Oke selesai dapat bebrapa ekor tinggal kita bawa pulang dan bisa langsung di goreng sebagai lauk dengan sambal terasi bikinan mami.